MENU

Pembukaan Apkres Sekolah Indonesia Kota Kinabalu 2020

Pembukaan Apkres Sekolah Indonesia Kota Kinabalu 2020

Kota Kinabalu – Apresiasi dan Kreasi (APKRES) Akademik, Olahraga, Seni dan Keterampilan jenjang CLC SMP se-Sabah tahun 2020 resmi dibuka oleh Staff Ahli Menteri PMK, Bapak Didik Suhardi Ph.D. Bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan sekaligus merupakan 1 dasawarsa APKRES, seluruh rangkaian acara APKRES mulai dari pembukaan sampai dengan penutupan dilaksanakan secara virtual. Rangkaian acara Pembukaan APKRES tahun 2020 ini dimulai dengan Laopran Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Bapak Dadang Hermawan M.Ed. selaku ketua panitia. APKRES tahun 2020 ini mengangkat tema “Berprestasi di Tengah Pandemi”. Ada 14 Kategori yang akan diikuti oleh kurang lebih 700 siswa dari 65 Community Learning Center (CLC) jenjang SMP Se-Sabah. Kategori tersebut adalah Pidato Bahasa Indonesia, Membaca Puisi, Storytelling, Menari Kreasi, Gitar Solo, Menyanyi Solo, Melukis, Senam Irama, Presentasi Hasil Eksperimen, Desain Poster Digital, Decorating Cake, Tata Busana, Kriya Daur Ulang, dan Catur Online.

            Tamu-tamu undangan penting juga hadir dan memberikan sambutan diantaranya Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Bapak M. Farid Ma’ruf, Ph.D, Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kemdikbud Ibu Evy Mulyani Ak., M.B.A., Ph.D., serta Konsul Jenderal Republik Indonesia Kota Kinabalu Bapak Krishna Djelani. Dalam sambutannya, Bapak Farid Atdikbud KBRI Kuala Lumpur selaku menyampaikan kekaguman terhadap pelaksanaan APKRES tahun 2020 di tengah pandemi. Sementara Ibu Evy selaku Humas Kemdikbud mengapresiasi ajang tahunan APKRES yang sudah 10 tahun terlaksana berkat bantuan dan dari Kemdikbud. Sementara itu Bapak Krishna Djelani selaku Konsul Jenderal Republik Indonesia Kota Kinabalu berpesan untuk tetap menjaga kesehatan dan mematuhi SOP selama pelaksanaan APKRES 2020 karena perang melawan pandemi covid-19 belumlah usai.

            Dalam acara pembukaan yang sangat meriah dan berjalan lancar pagi menjelang siang tadi juga ditampilkan hiburan berupa karya siswa siswi SIKK yang mengikuti perlombaan FLS2N diantaranya karya tari, kriya daur ulang, dan menyanyi solo. Selain itu diadakan juga sesi interaktif antara beberapa peserta APKRES yang harus berjuang lebih keras untuk berlatih di masa pandemi ini. Ada ananda Lalu, salah satu peserta yang berasal dari Serawak yang harus pergi ke Surau karena disitulah satu-satunya tempat yang terdapat sinyal, Ananda Ricky dari CLC Holy Trinity peserta lomba Kriya yang rumahnya berjarak tempuh 12 jam perjalanan darat ke Kota Kinabalu, dan Ananda Norsyahira perwakilan CLC Borneo Samudera yang tetap tidak patah semangat walaupun hanya bisa berlatih storytelling secra online dengan guru pembimbingnya.

            Ditengah segala keterbatasan, seluruh peserta APKRES 2020 tetap bersemangat dalam berlatih dan memberikan yang terbaik. Mutiara-mutiara Indonesia yang ada di Sabah inilah yang kelak akan menjadi pahlawan-pahlawan baru dengan segala prestasinya.

KOMENTAR