MENU

Program Diseminasi DIDAMBA (Diklat Daring Massive dan Terbuka)

Program Diseminasi DIDAMBA (Diklat Daring Massive dan Terbuka)

Program Diklat Daring Massive dan Terbuka (Didamba) Angkatan 16 bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) IPA jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MK dilaksanakan selama 12 hari setara 36 JP yang berlangsung mulai tanggal 17 – 31 Mei 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan bidang Ilmu Pengetahuan Alam, serta menindaklanjuti undangan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan bidang IPA (PPPPTK IPA) nomor: 2102/B6.5/GT.04.00/2022.Menindak lanjuti kegiatan diklat tersebut  Litbang Sekolah Indonesia Kota Kinabalu mefasilitasi kepada Bapak/Ibu guru SIKK dan CLC se-Sabah Serawak yang sudah menyelesaikan DIDAMBA Angkatan 16 untuk melakukan diseminasi Bersama pada Senin 6 Juni 2022 pukul 20:00 sampai 10:06 waktu Malaysia.

Diseminasi dilaksanakan melalui laman zoom meeting yang dihadiri guru SIKK dan CLC se-Sabah Serawak bidang IPA dan PGSD sejumlah 57 guru dan Kepala Koordinator Sabah-Serawak, dengan sebelas narasumber diseminasi. Tujuan adanya kegiatan diseminasi ini adalah membagiakan ilmu, informasi, dan share pengalaman yang sudah didapat oleh narasumber yang mengikuti DIDAMBA.

Diseminasi dimoderatori oleh Ibu Lindi Nurkhafida, S.Pd.I.  dan kegiatan ini diawali dengan sambutan oleh Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu yaitu bapak Dadang Hermawan, M.Ed. yang kemuadian membuaka acara diseminasi (8:29 Waktu Sabah).  Garis besar harapan beliau agar Pendidik di CLC Se Sabah-Sarawak semakin berkembang, dengan terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan inovasi-inovasi dalam pembelajaran sehingga bermanfaat untuk kemajuan peserta didik.

Selanjutnya penyampaian materi diseminasi oleh narasumber, adapun daftar narasumber dan materi sebagai berikut:

  • Pertama,  bapak Rangga Bhakty Iskandar dari SIKK dengan materi Pengenalan Dasar Dasar Kecerdasan Buatan yang berlangsung mulai pukul 20:31 sampai 20:39, dengan garis besar narasumber sharing tentang kecerdasan buatan yang hasilnya walau pencipta/penemu ilmu pengetahuan meninggal tetapi ilmunya tetap bisa dimanfaatkan.
  • Kedua, Ibu Harliati Putri Pertiwi dari SIKK dengan materi Pengenalan Dasar Dasar Kecerdasan Buatan Pengembangan Soal Berbasis Literasi Sains mulai pukul 20:40 sampai 20:50. Menurut narasumber “Literasi sains” dalam pembelajaran harus memperhatikan aspek konteks, aspek konten, aspek proses, dan aspek sikap dalam pengambilan keputusan. Salah satu contohnya pembelajaran yang mendorong siswa melakukan aktivitas literasi dimana mediannya bisa menggunakan gambar dan text sehingga menarik bagi siswa.
  • Ketiga, bapak Agus Salim dari  CLC Ladang Andamy dengan materi English for Teaching Science mulai pukul 20:50 sampai 20:57. Narasumber mengemukakan pengalaman selama diklat yaitu tentang memaksilmalkan English language skills seperi Listening, Speaking, Reading dan Writing.
  • Keempat, Ibu Winda Mandasari dari CLC Al Alaq dengan materi Penggunaan Bahan Alami Sebagai Indikator Asam Basa pada Pembelajaran Siklus Belajar 5E mulai pukul 20:57 sampai 21:09. dari pengalaman narasumber memaparkan pembelajaran IPA dengan membuat bahan bahan disekitar peserta didik untuk pembelajaran sehingga menarik. Contohnya biasanya dalam pengujian PH menggunakan kertas lakmus disini narasumber mengemukakan pembuatan kertas indikator dengan bahan alami yang ada disekitar rumah dari  bunga telang dan kool ungu.
  • Kelima, Ibu Novian Fitri Nurani dari CLC 25 Ladang Cepat – LC Lumadan Beaufort dengan materi Pengembangan Media Pembelajaran dengan Aplikasi Digital pukul 21:10 sampai 21:16, pengalaman narasumber setelah mengikuti DIDAMBA yaitu memaksimalkan penggunaan ms. Office, google form, internet sebagai sumber belajar contoh penggunaan whatsapp dll , dan aplikasi digital. Setelah itu peserta diseminasi diajak sama sama mengikuti kuis menemukan kata sebagai contoh pemanfaatan ms office dalam pembelajaran.
  • Keenam, bapak Pauzi Jundara dari CLC Sabah Mas Desain Pembelajar IPA Berbasis Kurikulum Merdeka untuk SMP pukul 21:17 sampai 21:24 , narasumber sharing tentang pengaplikasian kurikulum merdeka, dan kebebasan sekolah untuk memilih menggunkaan kurikulum 2013, kurikulum darurat, khusus untuk sekolah penggerak wajib menggunakan kurikilum merdeka. Ada perbedaan besar seperti berubahnya KD menjadi capaian belajar dan lain sebagainnya.
  • Ketujuh, bapak Muhajir dari CLC Kretam Silimpopon dengan materi Elektronika Dasar pukul 21:25 sampai 21:33, narasumber berbagi pengalaman diklat dari kelas yang diambil lebih kearah pemaksimalan materi Fisika, selanjutnya narasumber mengemukaan tentang perubahan dan perkembangan zaman sekarangin memiliki perkembangan teknologi yang berkembang sangat cepat. Perangkat elektronika mengunakan banyak jenis komponen elektronika mengikuti perkembangan zaman. Namun, komponen dasar seperti resistor, kapasitor, transistor, inductor, dll Masih digunakan saat ini.
  • Kedelapan, bapak Rizal Nurhakiki dari CLC Al-Hijrah Ladang Mutiara – Sarawak dengan materi Desain Pembelajaran IPA SMP dalam kurikulum merdeka pukul 21:34 sampai 21:43, narasumber memaparkan pengalaman tentang garis besar kurikulum merdeka. Menurut narasumber profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka itu sama saja dengan Pendidikan karakter  pada kurikulum 2013/kurikulum darurat yang hanya berubah istilah saja. Kurikulum merdeka bisa diterapkan di sekolah secara merdeka pada tahun 2024.
  • Kesembilan, bapak Novian Budi Tama dari CLC Cahaya Tagas dengan materi English for Teaching Science pukul 21:44 sampai 21:46, Narasumber mengemukakan tentang JAM (just a minute) yaitu belajar dengan merekam dan mendengarkan secara berulang sehingga menemukan adanya perubahan.
  • Kesepuluh, bapak Damis dari CLC FGV Sahabat Jeragan Bistari dengan materi STELLARIUM: Media Pembelajaran Tata Surya pukul 21:46 sampai  21:54, narasumber menyampaikan pengalaman diklat. Narasumber mengemukakan tentang aplikasi STELLARIUM (www.stellarium.org) dimana melihat langit dari seluruh penjuruh bumi dari aplikasi. Narasumber juga memaparkan/memberikan tutorial penggunaan aplikasi STELLARIUM selanjutnya narasumber mengajaK peserta diseminasi mengaplikasikan STELLARIUM.
  • Terakhir, bapak Joko Susanto dari CLC Gagasan Bimbingan Nusantara / Gamben dengan materi Membangun Kelas Online Interaktif dengan Google Classroom pukul 21:55 sampai 10:01, narasumber mengemukaan cara memaksimalkan kelas online menggunakan Google Classroom. Untuk memulai kelas digital diawali demham tujuan, garis besar pembelajaran, pengembangan topik dan pengembangan penilaian. Selain itu, narasumber juga mengemukakan langkah-langkah tentang bagaimana membangun komunikasi di kelas digital.

Setelah sharing pengalaman, narasumber dan peserta melakukan diskusi interaktif. Dan peserta diseminasi mengisi daftar hadir dan membuat surat pernyataan peserta diseminasi DIDAMBA dari guru SIKK dan CLC se-Sabah-Sarawak.

KOMENTAR